Komite Audit

  • Komite Audit (KA) berjumlah paling sedikit 5 (lima) orang yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan anggota.
  • Ketua KA merupakan anggota MWA yang berasal dari unsur masyarakat dan memiliki kompetensi di bidang organisasi, akuntansi, dan keuangan dan memiliki cukup waktu dan komitmen untuk melaksanakan tugasnya.
  • Anggota KA diangkat untuk masa jabatan 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan.
  • Ketua, sekretaris, dan anggota KA diangkat dan diberhentikan oleh MWA.
  • KA bertugas:
  1. menelaah kebijakan audit internal UI yang dibuat satuan pengawas internal;
  2. memberi rekomendasi kepada MWA untuk menunjuk dan mengangkat tenaga audit eksternal;
  3. meminta dan menelaah laporan audit internal secara berkala;
  4. memantau proses tindak lanjut laporan audit eksternal;
  5. mempelajari dan menilai hasil audit internal maupun eksternal untuk disampaikan kepada MWA; dan
  6. melakukan analisis manajemen risiko sebagai bahan pertimbangan bagi MWA dalam memberikan persetujuan terhadap perjanjian yang menyangkut pemanfaatan kekayaan UI.
  • Dalam melaksanakan pekerjaannya KA dapat memperoleh semua informasi yang dibutuhkan dari satuan pengawas internal maupun auditor eksternal.
  • Keterbukaan informasi antara KA dengan auditor diatur dalam Piagam Komite Audit dan Piagam Audit Internal.
  • KA bertanggung jawab kepada MWA.
  • KA harus terdiri dari anggota yang secara keseluruhan memiliki keahlian dalam bidang:
  1. akuntansi, termasuk akuntansi sektor publik;
  2. audit;
  3. organisasi; dan
  4. hukum

Profil Anggota:

Nama Jabatan
Tubagus Farich Nahril, MBA    Ketua
Agung N. Soedibyo, M.Ak.  Anggota
Muhammad Ichsan, S.E., M.Si.  Anggota
Chandra M. Hamzah, S.H.  Anggota
Rallyati Anas, S.E., M.Ak.  Anggota
Mohamad Hassan, MAFIS, QIA, CRMP, CRMA, CA  Anggota